3 JalaN u/ Mengumpulkan Modal Usaha..^^

Salah satu faktor penting yang diperlukan untuk membuka usaha adalah modal. Modal yang diperlukan untuk usaha biasanya terbagi menjadi tiga: Modal Investasi Awal, Modal Kerja, dan Modal Operasional. Namun setelah mengetahui hal ini, beberapa orang malah makin pusing. "Menghitung modal sih memang gampang. Masalahnya sekarang, gimana caranya supaya modalnya bisa terkumpul?" begitu mungkin yang Anda pikirkan.

Ada 3 jalan untuk mengumpulkan modal usaha:
1. Modal sendiri Pertama jelas, kalau Anda ingin membuka usaha, Anda bisa memakai modal sendiri. Caranya bisa dengan mengambil dari simpanan yang Anda miliki sekarang, entah dari tabungan atau deposito, atau dengan menjual aset yang Anda punya. Sebagai contoh, banyak orang yang menjual sepeda motornya untuk dijadikan modal usaha, atau menjual perhiasan yang dimiliki.
Menjual barang untuk menambah modal usaha adalah hal yang biasa. Yang paling penting, jangan merasa terlalu sayang untuk menjual beberapa aset Anda untuk menambah modal usaha. Contohnya, kalau Anda tidak mempunyai uang untuk modal usaha dan harus menjual perhiasan Anda, ya jual saja. Kelak bila usaha Anda sudah berhasil, Anda toh bisa membeli lagi perhiasan yang lebih bagus. Betul, enggak?
2. Meminjam Meminjam uang untuk modal usaha juga sering dilakukan orang. Dengan meminjam, seringkali usaha yang memang Anda impikan bisa lebih cepat terwujud. Hal ini lebih baik daripada menunggu hingga modal terkumpul. Hanya saja, karena modal itu Anda dapatkan dengan meminjam, Anda betul-betul harus memperhatikan cash flow Anda. Ini karena Anda pasti harus mengembalikan uang yang Anda pinjam. Entah dengan mengembalikannya secara bulanan, 6 bulanan, atau mungkin tahunan.
Dalam hal meminjam, bahwa banyak orang yang seringkali terlalu fokus kepada bagaimana mereka bisa mendapatkan pinjaman, tetapi tidak memikirkan apa yang bisa mereka lakukan untuk mengembalikan pinjaman tersebut. Jadi, ketika meminjam, cobalah untuk memikirkan bagaimana caranya Anda bisa mengembalikan pinjaman tersebut.
Tipsnya, ketika Anda memikirkan caranya, jangan terlalu optimis bahwa pendapatan dari usaha Anda pasti bisa langsung besar di bulan-bulan pertama. Kalau perlu, buatlah perkiraan sepesimis mungkin. Dari perkiraan yang pesimis tersebut, Anda pasti bisa melakukan penilaian apakah pengembalian yang akan Anda lakukan nantinya bisa lancar atau tidak.
3. Kerja sama Daripada Anda memakai dana milik Anda sendiri semuanya, atau daripada Anda meminjam, mengapa tidak mencoba menjalin kerja sama dengan orang lain? Dengan menjalin kerja sama, maka risiko usaha Anda bisa lebih kecil karena harus dibagi bersama teman-teman Anda. Cuma, keuntungan yang Anda dapatkan tentu juga harus dibagi. Artinya, risiko dibagi, keuntungan juga harus dibagi.
Sekarang masalahnya, adakah orang yang mau kerjasama dengan Anda? Itu tergantung apakah Anda bisa dengan baik menawarkan keuntungan yang masuk akal pada usaha yang Anda tawarkan. Tetapi, tawaran keuntungan saja belum cukup lho. Anda juga harus bisa memberikan pendekatan yang baik, tidak sombong pada orang-orang yang ingin Anda ajak kerjasama.
Selain itu, bila memungkinkan, penjelasan yang Anda berikan juga harus masuk akal, seadanya, dan tidak melulu memaparkan keuntungan pada orang yang ingin Anda ajak kerjasama.
Nah, sekarang, Anda sudah tahu bagaimana mengumpulkan modal untuk membuka usaha. Mudah-mudahan dari tiga pilihan tersebut di atas, Anda bisa menentukan pilihan mana yang terbaik.

sumber : kompas.com

4 LangkaH awaL BerWiraUsaha..

4 langkah yang perlu diperhatikan untuk memastikan debut berwiraswasta Anda berhasil :
  • Kenalilah Pasar Anda Riset, riset, dan riset. Riset tentang pasar Anda, riset tentang kompetitor Anda, dan cari tahu berapa harga yang mereka pasarkan untuk produk atau jasa mereka. "Jangan lupa untuk mencoba berbincang dengan target utama Anda," saran Ellen Parlapiano, pendiri mompreneursonline.com. Cari tahu apakah mereka akan tertarik dengan apa yang Anda jual, dan apakan mereka bersedia mengeluarkan uang untuk apa yang Anda tawarkan.
  • Rencanakan Kesuksesan AndaUntuk mendapatkan persetujuan pinjaman dari bank, Anda akan perlu perencanaan bisnis -atau setidaknya datang dengan tujuan dan misi perusahaan. Pastikan Anda sudah tahu apa yang ingin Anda raih dalam beberapa tahun ke depan dan bagaimana cara yang akan Anda raih.
  • Bermain dengan Aturan Anda tentu tak mau harus menutup perusahaan Anda tiba-tiba karena tersandung masalah perizinan, kan? Nah, karena itu, pahamilah bahwa dalam segala hal, akan ada aturan yang memikat. Mulai dari izin pendirian lembaga bisnis, hingga izin memasang iklan. Contoh lain, bahwa Anda akan butuh sertifikat jika ingin membuka sebuah lembaga jasa, misal, studio Pilates.
  • Sebarkan Beritanya Anda harus jeli melihat kemungkinan pemasaran. Misal, jika pasar Anda adalah kalangan ibu-ibu, maka Anda saat ini pasti sudah tahu bahwa makin banyak ibu-ibu yang memperluas pergaulan mereka lewat internet. Anda bisa merengkuh kenyataan ibu-ibu itu senang bersosialisasi. Bahwa mereka senang menyampaikan kabar-kabar bagus (dan buruk). Cobalah untuk berinvestasi lewat iklan di sekitar tempat ibu-ibu sering berkumpul, atau membagi sampel. Atau dengan beriklan lewat milis-milis yang anggotanya ibu-ibu. Anda bisa menggunakan platform tersebut untuk membangun komunitas pasar Anda dengan terus menginformasikan kepada mereka berita-berita terbaru dari produk/jasa Anda, sekaligus meriset akan kebutuhan dan keinginan mereka.

Sumber : Kompas.com

13 Trik Hadapi Senior di Kantor

Memasuki dunia kerja kerap kali membuat para pekerja baru merasa deg-degan dan was-was. Salah satu yang kadang bikin senewen adalah menghadapi senior. Langkah-langkah berikut bisa membantu Anda mencairkan rasa kekakuan yang terjadi di antara Anda dan para senior.


1. Rajin menyapaDi mana pun Anda berada, berlaku hukum alam: yang junior menghormati senior. Ini pun berlaku saat Anda memasuki dunia kerja. Hargailah para senior di kantor Anda, karena mereka sudah ada di sana sebelum Anda datang. Rajin menyapa dengan hangat tanpa pura-pura, akan menjadi cara membuka komunikasi yang baik. Tetapi jangan terlalu rajin, ya, nanti mereka malah ilfil. ^^


2. Jaga sikapPerlakukan para senior dengan kesopanan yang memadai, tidak berlebihan. Pintar-pintarlah menyesuaikan diri dengan lingkungan kantor.


3. Banyak tanyaBertanya sebanyak mungkin tentang tugas-tugas yang akan Anda kerjakan. Bila belum jelas, jangan sungkan bertanya lagi. Lebih baik banyak bertanya hingga pekerjaan Anda tuntas, daripada Anda dianggap tak mampu melakukan pekerjaan baru.


4. Ajak diskusiBila Anda ditugaskan melakukan hal yang baru, ajak mereka untuk diskusi. Mereka akan senang jika keberadaan mereka Anda hargai. Meski Anda punya pendapat sendiri, jangan halangi keinginan mereka untuk mengeluarkan pendapat. Mereka akan merasa dihargai, dan Anda akan mudah untuk mensosialisasikan program baru.


5. Keputusan bersamaAjak para senior menjadi bagian mengambil keputusan dari program atau proyek Anda. Dengan demikian, Anda akan mendapat dukungan dari hal yang sedang dikerjakan. Bukan tidak mungkin dengan pengalaman yang mereka miliki, Anda akan banyak terbantu.


6. Beri pujianJangan pelit memberikan pujian yang layak bagi kaum senior atas apa yang mereka lakukan. Hal ini bukan berarti menjadi penjilat. Ini mendatangkan hal baik bagi senior dan diri Anda.


7. Dress codePerhatikan penampilan Anda. Bila memungkinkan, kenakan busana dan gaya pakaian yang hampir mirip dengan mereka. Hal ini bukan membuat Anda menjadi sama dengan mereka.


8. Ngopi barengBila sedang santai, tidak ada salahnya ikut nimbrung dengan mereka untuk minum kopi, makan siang, atau beberapa acara kantor.


9. Sediakan telinga AndaUpayakan berkomunikasi dengan ramah. Menjadi pendengar yang baik pun akan membantu Anda. Namun begitu, jangan biarkan Anda terlibat dalam gosip yang tidak penting.


10. Jaga privasiJaga informasi hal pribadi dengan baik. Menjadi pribadi terbuka memang baik, tetapi jangan terlalu terbuka tentang pribadi Anda. Ingat tempat ini merupakan tempat bekerja, jadi rekan sekerja hanya merupakan rekan kerja.


11. Hadiah kecilTak ada salahnya, bila proyek Anda ada yang berhasil, Anda memberikan sedikit hadiah bagi rekan-rekan senior. Misalnya saja, memesan pizza dan atau makanan kecil lainnya dan menyantapnya beramai-ramai. Tindakan ini memang terlihat seperti menyogok, tapi kalau membuat orang lain senang, why not?


12. Serius santaiAda kalanya Anda tidak perlu terlalu serius bila bicara dengan para senior. Sesekali ada baiknya Anda selingi dengan mengobrol santai yang topiknya ringan, yang tak harus mengerutkan kening. Beri selingan humor yang lucu dan menarik. Coba cari humor menarik di internet, buku, atau majalah. Perlu diingat, pilihlah humor yang tidak berbau vulgar atau SARA.


13. Easy goingJangan menganggap senior adalah serigala yang akan memakan Anda di kantor. Anggap saja mereka teman baru Anda. Kalau dipikir-pikir, mereka juga sama salting-nya seperti Anda ketika mereka baru pertama kali bekerja. Bersikap bijaksana, sabar, dan sopan, adalah kunci terbukanya pintu bagi senior untuk menerima Anda sebagai tim kerja. Terpenting, pastikan Anda hadir bukan sebagai musuh mereka. Justru adanya Anda untuk membantu kerja mereka.


Sumber : Kompas.com

Pusat Jajan Mulai Hidupkan Kota Tua ...

Sumber : Kompas.Com

SEJAK medio Oktober tahun lalu, pengunjung kawasan Kota Tua tak perlu bingung memilih tempat istirahat sekaligus mengisi perut dan melepas dahaga. Seorang muda belia memberi alternatif lain bagi pengunjung dengan membuka tempat makan minum yang diberi nama Gazebo Cafe di Jalan Kunir. Pemandangan dari jalan masuk ke tempat ini langsung lurus ke Stasiun Jakarta Kota, tempat ini juga hanya selemparan batu dari Taman Fatahillah dan Kalibesar.Hal ini tentu menguntungkan bagi citra Kota Tua dan pemerintah terkait, kenapa? Karena turis mancanegara jadi punya pilihan untuk urusan minum dan makan serta, maaf, buang air kecil. Seperti diketahui khalayak umum yang sudah sering singgah ke kawasan wisata ini, tiga hal yang saya sebutkan di atas masih saja jadi masalah. Apalagi jika Anda dengar berapa harga yang ditagih pedagang kaki lima penjual air dalam kemasan pada turis asing yang kepanasan dan kehausan, Rp 50.000 bahkan bisa Rp 100.000. Edan.

Semakin banyak usaha berkembang di kawasan ini, tentu membantu pemerintah juga. Menghidupkan kawasan, membuka lapangan kerja pada warga sekitar, yang pada akhirnya menyejahterakan kawasan, seperti yang dilakukan Marshall Pribadi si pemilik Gazebo Cafe. Usia muda tak membuat mahasiswa jurusan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini gentar. Tanah milik kakeknya, kemudian ayahnya, yang pernah jadi gudang Mazda 1950-an hingga Soekarno dijatuhkan Soeharto kini jadi pusat jajan."Sebelum ini, kami sudah siap bikin hotel, Museum Stay tapi investornya batalin. Itu sudah kami bicarakan dan sudah dapat lampu hijau sejak sekitar tahun 2006- 2007 bahwa di sini akan dibangun hotel 9 lantai," tutur Marshall saat Warta Kota mencoba menikmati siang menjelang sore di Gazebo Cafe. Lepas dari urusan hotel, kemudian ia banting stir menghidupkan lahan itu. Maret nanti, pengunjung bisa masuk dari Jalan Cengkeh dan Jalan Kunir. Bisa seharian, semalaman di situ, bisa belajar biliar, bisa pijat refleksi, belanja suvenir Kota Tua sambil menikmati makanan khas, makanan legendaris Jakarta dan daerah.Lantas, sudahkah pemerintah lokal bahkan Pemprov DKI mengetahui keberadaan pengusaha yang berani membuka usaha di kawasan yang bagi banyak orang masih "tak jelas" itu? Jangan sampai ada Kafe Galangan ke-dua, yang kini malah makin terbenam -untungnya ada Walikota Jakarta Utara yang cergas membuat destinasi pesisir, semoga tak sekadar jadi iklan destinasi.Begini saja, bagi pejabat DKI yang belum pernah ke kawasan Kota Tua dan belum pernah ke pusat jajan ini, sekali-sekali baiklah mencoba. Jalan kaki, ya. Rasakan bagaimana sulitnya menyeberang dari taman pembatas jalan di Jalan Kunir ke pintu masuk Gazebo Cafe. Nah, baiknya ada dukungan dari pemerintah, dalam hal ini sistem penyeberangan layaknya di Jalan Medan Merdeka Selatan. Calon penyeberang tinggal pencet dan tunggu sampai lampu hijau menyala dan orang bisa menyeberang dengan aman. Mungkin sistem itu harusnya tak hanya di titik itu tapi di banyak titik di Kota Tua, seperti di Jalan Bank di mana orang, seringkali turis asing, dari arah Asemka yang akan memasuki kawasan Kota Tua harus gemetar menyeberang di belokan. Demikian orang turun dari kereta api menuju Jalan Lada perlu tenaga dan keberanian untuk bisa sampai ke tempat tujuan, kawasan Kota Tua. Semoga harapan ini tak terus menerus menjadi harapan yang harus dituliskan sekian puluh kali. Selamat mencoba...



PenDiDikAn?? ..

Pendidikan artinya proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan..

Pendidikan adalah yang utama dan terutama di dalam kehidupan era masa sekarang ini. Sejauh kita memandang maka harus sejauh itulah kita harus memperlengkapi diri kita dengan berbagai pendidikan.

Sekolah sebagai pembantu kelanjutan pendidikan dalam keluarga, sebab pendidikan yang pertama dan utama diperoleh anak ialah dalam keluarga. Keluarga sebagai satuan unit sosial terkecil merupakan lingkungan pendidikan yang paling utama dan pertama, dalam arti keluarga merupakan lingkungan yang paling bertanggung jawab mendidik anak-anaknya.
Pendidikan yang diberikan orang tua seharusnya memberikan dasar bagi pendidikan, proses sosialisasi dan kehidupannya di masyarakat. Dikatakan demikian karena sejak kelahirannya anak berada pada lingkungan dan di bawah asuhan orangtuanya.

Untuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk mencapainya...

Adakah etika dalam membuat produksi

Apakah dalam Produksi diperlukan etika ? Jawabannya sangat diperlukan dalam rangka untuk melangsungkan Produksi secara teratur, dan Etika yang termasuk dalam membuat produksi tentu saja yang pertama itu Kejujuran,

Dan sapat bertanggung jawab dalam mengalami kesalahan atau hal yang dapat merugikan konsumen,,

Perusahaan mempunyai tanggung jawab dalam memproduksi dan menjual produknya,yaitu :

- Tanggung jawab Produksi: Produk harus diproduksi dengan keyakinan menjaga kesela-matan pelanggan. Label peringatan harus ada guna mencegah kecelakaan karena salah dalam penggunaan dan adanya efek samping.
-Tanggung jawab penjualan : perusahaan tidak melakukan strategi penjualan yang terlalu agresif atau iklan yang berlebihan.



Etika Bisnis dalam produksi memuat tata-tertib mengenai tanggung jawab individu, serta tanggung jawab terhadap karyawan, pelanggan, pemasok, pemegang

Hal yang perlu diperhatikan dalam memproduksi :

• Mematuhi undang-undang, tata-tertib dan peraturan (termasuk undang-undang

perdagangan oleh orang dalam)

• Melindungi informasi rahasia serta kepemilikan lainnya dan informasi para pelanggan serta vendor kita.

• Perlindungan dan penggunaan aset perusahaan yang layak

• Memperlakukan karyawan dengan hormat dan melindungi hak azasi manusia

• Menangani konflik kepentingan

• Mendukung pengungkapan secara lengkap, adil, akurat, tepat waktu dan dapat dipahami dalam laporan keuangan dan komunikasi publik lainnya.

• Melindungi lingkungan

• Mendukung pelaporan tentang setiap perilaku yang melanggar hukum atau yang tidak etis


.....AkHirNya......

AkHirNya..............SeKiaN laMa NuNggu lapTOpqu BeNer ,,, SekaRanG dia Bener Juga hahahahahahahah memUlaI aKtIfitas diDuNia Maya SePeRtI Biasa.... BIsa Otak-Atik dEh nIh bLOgg......BIsa NgErjaIn TUgaS Deh .....Bsa Buka Fb....Bsa ChaT Ym.......Huuuuuuftt YaNg terPenTinG sIh MemUlaI nYusUn ProPosaL sKriPsi....
CahYooooooooooooo Kta SemaNgaD BiaR KULiaH cePEt LulUs....Amiennn
abcs