3 Hal yang diinginkan Konsumen..

tips yang bisa Anda ikuti untuk bisa memenuhi keinginan konsumen dan unggul dalam persaingan:
  • Baik dalam segalanya, hebat dalam satu hal Konsumen mengharapkan bisnis Anda bisa menawarkan kualitas terbaik, dengan harga murah, dan servis yang tepat waktu. Namun, para konsumen tidak mengharapkan bisnis Anda hebat dalam ketiga aspek yang disebutkan di atas tadi. Yang bisa Anda lakukan adalah mencari tahu rating bisnis Anda dari segi harga, kualitas, dan servis. Carilah orang yang bisa memberikan penilaian obyektif. Pastikan performa perusahaan Anda lebih baik dari kompetitor Anda dalam 1 hal, dan cukup bisa bersaing untuk 2 hal lainnya.
  • Perkuat posisi Anda Pelanggan akan memilih pelayanan yang baik, produk, makanan, atau apa pun yang ingin mereka dapatkan dari uang yang mereka keluarkan berdasarkan kelebihan yang ditawarkan perusahaan. Jika mereka tak yakin apa kelebihan perusahaan Anda, mereka akan lebih memilih perusahaan kompetitor yang sudah jelas kelebihannya, dan bisa memberikan apa yang mereka cari. Langkah yang bisa Anda lakukan adalah menentukan, menambahkan, dan mempromosikan kelebihan Anda. Jika Anda memiliki harga yang cenderung lebih murah ketimbang pesaing Anda, pastikan Anda memiliki tim yang selalu memantau harga si pesaing agar bisa memastikan bahwa harga Anda adalah yang terbaik. Jangan lupa mempromosikan harga bersaing Anda tersebut untuk membantu penjualan
  • Hadapi kelemahan Anda Untuk menumbuhkan bisnis, Anda harus bisa menarik para calon pelanggan yang menganggap bahwa Anda tidak memberikan apa yang mereka butuhkan, dan menawarkan nilai tambahnya. Pelajari alasan mengapa para calon pelanggan ini tidak memilih perusahaan Anda. Pikirkan mengapa mereka berpikir bahwa perusahaan Anda tidak bisa memberikan apa yang mereka inginkan? Jika impresi mereka salah, bantu para calon pelanggan Anda untuk memandang dengan cara berbeda. Jika mereka benar, tambahkan penawaran menarik agar mereka mau berbisnis dengan Anda.
sumber : Kompas.com

Panduan Membuat Proposal Usaha..

Tidak semua orang tahu atau mengenal bidang usaha yang jadi minat Anda. Jadi buatlah penjelasan-penjelasan yang sederhana dan mudah dimengerti. Proposal usaha sebaiknya memuat tujuh hal berikut ini:
1. Gambaran usaha Poin ini memuat penjelasan secara singkat mengenai usaha yang hendak Anda jalankan.
2. Pelaku usaha Beri penjelasan tentang diri Anda. Masukkan latar belakang pendidikan atau pengalaman yang bisa menunjang pelaksanaan usaha. Pemberi pinjaman akan menganggap Anda adalah orang yang tepat.
3. Apa yang diusahakan Poin ini menjelaskan apa yang menjadi fokus usaha Anda, apakah berbentuk barang atau jasa. Beri tahu alasan pemilihan usaha tersebut. Akan lebih baik jika jenis usahanya memang sedang naik daun atau yang tak lekang dimakan waktu.
4. Target pelanggan Poin ini menjabarkan siapa calon pelanggan potensial Anda, apakah mereka pegawai kantor, ibu rumah tangga, atau yang lainnya. Jelaskan mengapa Anda memilih mereka.Sebaiknya Anda memiliki pemahaman yang mendalam soal ini karena hal tersebut akan sangat membantu aspek-aspek usaha yang lainnya. Anda jadi tahu bagaimana cara pemasaran dan promosi yang paling tepat untuk mereka. Tidak akan ada waktu, uang, dan tenaga yang terbuang percuma. Pihak yang memberi pinjaman akan melihat keseriusan Anda, dan menganggapnya sebuah kelebihan.
5. Lokasi Ini adalah salah satu poin penting dalam proposal. Jelaskan mengapa Anda memilih suatu lokasi sebagai tempat menjalankan usaha. Sebaiknya Anda menyesuaikan lokasi ini dengan barang atau jasa yang ditawarkan serta calon pelanggan.Kalau bergerak dalam bidang makanan, sangat tidak tepat rasanya bila lokasi yang dipilih adalah yang dekat dengan tempat pembuangan sampah. Bila menargetkan pelanggan dari kalangan menengah ke atas, jangan pilih lokasi yang dekat pabrik. Harus yang lebih nyaman dan berkelas.Pemberi pinjaman akan datang untuk melihat langsung lokasi itu, dan melakukan penilaian. Jika usaha terletak di tempat yang kurang strategis, tapi masih dalam batas kewajaran, yakinkan pemberi usaha bahwa Anda bisa mengimbangi kekurangan ini dengan cara-cara lain. Bisa pelayanannya yang memuaskan, atau kualitas barang atau jasanya yang di atas rata-rata.Segi pemasaran juga bisa dioptimalkan dengan menciptakan slogan yang menarik dan mudah diingat.
6. Jumlah pinjamanSebelumnya Anda harus sudah menghitung semua poin pengeluaran. Dalam proposal, cantumkan jumlah pinjaman yang sesuai dengan perhitungan yang Anda buat. Pihak bank akan menanyakan kemampuan Anda mengembalikan jumlah pinjaman itu. Berilah penjelasan yang masuk akal.
7. Arus kasArus kas (cash flow) adalah penjabaran rencana pemasukan dan pengeluaran usaha. Buatlah perhitungan secara rinci dan realistis. Jangan menetapkan target terlalu muluk di bulan-bulan awal karena usaha baru saja dimulai. Setelah beberapa waktu, baru Anda bisa menargetkan pemasukan yang jumlahnya stabil.
Panjangnya arus kas sebaiknya dibuat sesuai dengan lamanya waktu pinjaman yang disepakati. Bila pinjaman akan berlangsung selama dua tahun, aturlah arus kas selama dua tahun juga. Perinciannya dibagi dalam 24 bulan.
sumber : Kompas.com

3 JalaN u/ Mengumpulkan Modal Usaha..^^

Salah satu faktor penting yang diperlukan untuk membuka usaha adalah modal. Modal yang diperlukan untuk usaha biasanya terbagi menjadi tiga: Modal Investasi Awal, Modal Kerja, dan Modal Operasional. Namun setelah mengetahui hal ini, beberapa orang malah makin pusing. "Menghitung modal sih memang gampang. Masalahnya sekarang, gimana caranya supaya modalnya bisa terkumpul?" begitu mungkin yang Anda pikirkan.

Ada 3 jalan untuk mengumpulkan modal usaha:
1. Modal sendiri Pertama jelas, kalau Anda ingin membuka usaha, Anda bisa memakai modal sendiri. Caranya bisa dengan mengambil dari simpanan yang Anda miliki sekarang, entah dari tabungan atau deposito, atau dengan menjual aset yang Anda punya. Sebagai contoh, banyak orang yang menjual sepeda motornya untuk dijadikan modal usaha, atau menjual perhiasan yang dimiliki.
Menjual barang untuk menambah modal usaha adalah hal yang biasa. Yang paling penting, jangan merasa terlalu sayang untuk menjual beberapa aset Anda untuk menambah modal usaha. Contohnya, kalau Anda tidak mempunyai uang untuk modal usaha dan harus menjual perhiasan Anda, ya jual saja. Kelak bila usaha Anda sudah berhasil, Anda toh bisa membeli lagi perhiasan yang lebih bagus. Betul, enggak?
2. Meminjam Meminjam uang untuk modal usaha juga sering dilakukan orang. Dengan meminjam, seringkali usaha yang memang Anda impikan bisa lebih cepat terwujud. Hal ini lebih baik daripada menunggu hingga modal terkumpul. Hanya saja, karena modal itu Anda dapatkan dengan meminjam, Anda betul-betul harus memperhatikan cash flow Anda. Ini karena Anda pasti harus mengembalikan uang yang Anda pinjam. Entah dengan mengembalikannya secara bulanan, 6 bulanan, atau mungkin tahunan.
Dalam hal meminjam, bahwa banyak orang yang seringkali terlalu fokus kepada bagaimana mereka bisa mendapatkan pinjaman, tetapi tidak memikirkan apa yang bisa mereka lakukan untuk mengembalikan pinjaman tersebut. Jadi, ketika meminjam, cobalah untuk memikirkan bagaimana caranya Anda bisa mengembalikan pinjaman tersebut.
Tipsnya, ketika Anda memikirkan caranya, jangan terlalu optimis bahwa pendapatan dari usaha Anda pasti bisa langsung besar di bulan-bulan pertama. Kalau perlu, buatlah perkiraan sepesimis mungkin. Dari perkiraan yang pesimis tersebut, Anda pasti bisa melakukan penilaian apakah pengembalian yang akan Anda lakukan nantinya bisa lancar atau tidak.
3. Kerja sama Daripada Anda memakai dana milik Anda sendiri semuanya, atau daripada Anda meminjam, mengapa tidak mencoba menjalin kerja sama dengan orang lain? Dengan menjalin kerja sama, maka risiko usaha Anda bisa lebih kecil karena harus dibagi bersama teman-teman Anda. Cuma, keuntungan yang Anda dapatkan tentu juga harus dibagi. Artinya, risiko dibagi, keuntungan juga harus dibagi.
Sekarang masalahnya, adakah orang yang mau kerjasama dengan Anda? Itu tergantung apakah Anda bisa dengan baik menawarkan keuntungan yang masuk akal pada usaha yang Anda tawarkan. Tetapi, tawaran keuntungan saja belum cukup lho. Anda juga harus bisa memberikan pendekatan yang baik, tidak sombong pada orang-orang yang ingin Anda ajak kerjasama.
Selain itu, bila memungkinkan, penjelasan yang Anda berikan juga harus masuk akal, seadanya, dan tidak melulu memaparkan keuntungan pada orang yang ingin Anda ajak kerjasama.
Nah, sekarang, Anda sudah tahu bagaimana mengumpulkan modal untuk membuka usaha. Mudah-mudahan dari tiga pilihan tersebut di atas, Anda bisa menentukan pilihan mana yang terbaik.

sumber : kompas.com

4 LangkaH awaL BerWiraUsaha..

4 langkah yang perlu diperhatikan untuk memastikan debut berwiraswasta Anda berhasil :
  • Kenalilah Pasar Anda Riset, riset, dan riset. Riset tentang pasar Anda, riset tentang kompetitor Anda, dan cari tahu berapa harga yang mereka pasarkan untuk produk atau jasa mereka. "Jangan lupa untuk mencoba berbincang dengan target utama Anda," saran Ellen Parlapiano, pendiri mompreneursonline.com. Cari tahu apakah mereka akan tertarik dengan apa yang Anda jual, dan apakan mereka bersedia mengeluarkan uang untuk apa yang Anda tawarkan.
  • Rencanakan Kesuksesan AndaUntuk mendapatkan persetujuan pinjaman dari bank, Anda akan perlu perencanaan bisnis -atau setidaknya datang dengan tujuan dan misi perusahaan. Pastikan Anda sudah tahu apa yang ingin Anda raih dalam beberapa tahun ke depan dan bagaimana cara yang akan Anda raih.
  • Bermain dengan Aturan Anda tentu tak mau harus menutup perusahaan Anda tiba-tiba karena tersandung masalah perizinan, kan? Nah, karena itu, pahamilah bahwa dalam segala hal, akan ada aturan yang memikat. Mulai dari izin pendirian lembaga bisnis, hingga izin memasang iklan. Contoh lain, bahwa Anda akan butuh sertifikat jika ingin membuka sebuah lembaga jasa, misal, studio Pilates.
  • Sebarkan Beritanya Anda harus jeli melihat kemungkinan pemasaran. Misal, jika pasar Anda adalah kalangan ibu-ibu, maka Anda saat ini pasti sudah tahu bahwa makin banyak ibu-ibu yang memperluas pergaulan mereka lewat internet. Anda bisa merengkuh kenyataan ibu-ibu itu senang bersosialisasi. Bahwa mereka senang menyampaikan kabar-kabar bagus (dan buruk). Cobalah untuk berinvestasi lewat iklan di sekitar tempat ibu-ibu sering berkumpul, atau membagi sampel. Atau dengan beriklan lewat milis-milis yang anggotanya ibu-ibu. Anda bisa menggunakan platform tersebut untuk membangun komunitas pasar Anda dengan terus menginformasikan kepada mereka berita-berita terbaru dari produk/jasa Anda, sekaligus meriset akan kebutuhan dan keinginan mereka.

Sumber : Kompas.com

13 Trik Hadapi Senior di Kantor

Memasuki dunia kerja kerap kali membuat para pekerja baru merasa deg-degan dan was-was. Salah satu yang kadang bikin senewen adalah menghadapi senior. Langkah-langkah berikut bisa membantu Anda mencairkan rasa kekakuan yang terjadi di antara Anda dan para senior.


1. Rajin menyapaDi mana pun Anda berada, berlaku hukum alam: yang junior menghormati senior. Ini pun berlaku saat Anda memasuki dunia kerja. Hargailah para senior di kantor Anda, karena mereka sudah ada di sana sebelum Anda datang. Rajin menyapa dengan hangat tanpa pura-pura, akan menjadi cara membuka komunikasi yang baik. Tetapi jangan terlalu rajin, ya, nanti mereka malah ilfil. ^^


2. Jaga sikapPerlakukan para senior dengan kesopanan yang memadai, tidak berlebihan. Pintar-pintarlah menyesuaikan diri dengan lingkungan kantor.


3. Banyak tanyaBertanya sebanyak mungkin tentang tugas-tugas yang akan Anda kerjakan. Bila belum jelas, jangan sungkan bertanya lagi. Lebih baik banyak bertanya hingga pekerjaan Anda tuntas, daripada Anda dianggap tak mampu melakukan pekerjaan baru.


4. Ajak diskusiBila Anda ditugaskan melakukan hal yang baru, ajak mereka untuk diskusi. Mereka akan senang jika keberadaan mereka Anda hargai. Meski Anda punya pendapat sendiri, jangan halangi keinginan mereka untuk mengeluarkan pendapat. Mereka akan merasa dihargai, dan Anda akan mudah untuk mensosialisasikan program baru.


5. Keputusan bersamaAjak para senior menjadi bagian mengambil keputusan dari program atau proyek Anda. Dengan demikian, Anda akan mendapat dukungan dari hal yang sedang dikerjakan. Bukan tidak mungkin dengan pengalaman yang mereka miliki, Anda akan banyak terbantu.


6. Beri pujianJangan pelit memberikan pujian yang layak bagi kaum senior atas apa yang mereka lakukan. Hal ini bukan berarti menjadi penjilat. Ini mendatangkan hal baik bagi senior dan diri Anda.


7. Dress codePerhatikan penampilan Anda. Bila memungkinkan, kenakan busana dan gaya pakaian yang hampir mirip dengan mereka. Hal ini bukan membuat Anda menjadi sama dengan mereka.


8. Ngopi barengBila sedang santai, tidak ada salahnya ikut nimbrung dengan mereka untuk minum kopi, makan siang, atau beberapa acara kantor.


9. Sediakan telinga AndaUpayakan berkomunikasi dengan ramah. Menjadi pendengar yang baik pun akan membantu Anda. Namun begitu, jangan biarkan Anda terlibat dalam gosip yang tidak penting.


10. Jaga privasiJaga informasi hal pribadi dengan baik. Menjadi pribadi terbuka memang baik, tetapi jangan terlalu terbuka tentang pribadi Anda. Ingat tempat ini merupakan tempat bekerja, jadi rekan sekerja hanya merupakan rekan kerja.


11. Hadiah kecilTak ada salahnya, bila proyek Anda ada yang berhasil, Anda memberikan sedikit hadiah bagi rekan-rekan senior. Misalnya saja, memesan pizza dan atau makanan kecil lainnya dan menyantapnya beramai-ramai. Tindakan ini memang terlihat seperti menyogok, tapi kalau membuat orang lain senang, why not?


12. Serius santaiAda kalanya Anda tidak perlu terlalu serius bila bicara dengan para senior. Sesekali ada baiknya Anda selingi dengan mengobrol santai yang topiknya ringan, yang tak harus mengerutkan kening. Beri selingan humor yang lucu dan menarik. Coba cari humor menarik di internet, buku, atau majalah. Perlu diingat, pilihlah humor yang tidak berbau vulgar atau SARA.


13. Easy goingJangan menganggap senior adalah serigala yang akan memakan Anda di kantor. Anggap saja mereka teman baru Anda. Kalau dipikir-pikir, mereka juga sama salting-nya seperti Anda ketika mereka baru pertama kali bekerja. Bersikap bijaksana, sabar, dan sopan, adalah kunci terbukanya pintu bagi senior untuk menerima Anda sebagai tim kerja. Terpenting, pastikan Anda hadir bukan sebagai musuh mereka. Justru adanya Anda untuk membantu kerja mereka.


Sumber : Kompas.com

Pusat Jajan Mulai Hidupkan Kota Tua ...

Sumber : Kompas.Com

SEJAK medio Oktober tahun lalu, pengunjung kawasan Kota Tua tak perlu bingung memilih tempat istirahat sekaligus mengisi perut dan melepas dahaga. Seorang muda belia memberi alternatif lain bagi pengunjung dengan membuka tempat makan minum yang diberi nama Gazebo Cafe di Jalan Kunir. Pemandangan dari jalan masuk ke tempat ini langsung lurus ke Stasiun Jakarta Kota, tempat ini juga hanya selemparan batu dari Taman Fatahillah dan Kalibesar.Hal ini tentu menguntungkan bagi citra Kota Tua dan pemerintah terkait, kenapa? Karena turis mancanegara jadi punya pilihan untuk urusan minum dan makan serta, maaf, buang air kecil. Seperti diketahui khalayak umum yang sudah sering singgah ke kawasan wisata ini, tiga hal yang saya sebutkan di atas masih saja jadi masalah. Apalagi jika Anda dengar berapa harga yang ditagih pedagang kaki lima penjual air dalam kemasan pada turis asing yang kepanasan dan kehausan, Rp 50.000 bahkan bisa Rp 100.000. Edan.

Semakin banyak usaha berkembang di kawasan ini, tentu membantu pemerintah juga. Menghidupkan kawasan, membuka lapangan kerja pada warga sekitar, yang pada akhirnya menyejahterakan kawasan, seperti yang dilakukan Marshall Pribadi si pemilik Gazebo Cafe. Usia muda tak membuat mahasiswa jurusan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini gentar. Tanah milik kakeknya, kemudian ayahnya, yang pernah jadi gudang Mazda 1950-an hingga Soekarno dijatuhkan Soeharto kini jadi pusat jajan."Sebelum ini, kami sudah siap bikin hotel, Museum Stay tapi investornya batalin. Itu sudah kami bicarakan dan sudah dapat lampu hijau sejak sekitar tahun 2006- 2007 bahwa di sini akan dibangun hotel 9 lantai," tutur Marshall saat Warta Kota mencoba menikmati siang menjelang sore di Gazebo Cafe. Lepas dari urusan hotel, kemudian ia banting stir menghidupkan lahan itu. Maret nanti, pengunjung bisa masuk dari Jalan Cengkeh dan Jalan Kunir. Bisa seharian, semalaman di situ, bisa belajar biliar, bisa pijat refleksi, belanja suvenir Kota Tua sambil menikmati makanan khas, makanan legendaris Jakarta dan daerah.Lantas, sudahkah pemerintah lokal bahkan Pemprov DKI mengetahui keberadaan pengusaha yang berani membuka usaha di kawasan yang bagi banyak orang masih "tak jelas" itu? Jangan sampai ada Kafe Galangan ke-dua, yang kini malah makin terbenam -untungnya ada Walikota Jakarta Utara yang cergas membuat destinasi pesisir, semoga tak sekadar jadi iklan destinasi.Begini saja, bagi pejabat DKI yang belum pernah ke kawasan Kota Tua dan belum pernah ke pusat jajan ini, sekali-sekali baiklah mencoba. Jalan kaki, ya. Rasakan bagaimana sulitnya menyeberang dari taman pembatas jalan di Jalan Kunir ke pintu masuk Gazebo Cafe. Nah, baiknya ada dukungan dari pemerintah, dalam hal ini sistem penyeberangan layaknya di Jalan Medan Merdeka Selatan. Calon penyeberang tinggal pencet dan tunggu sampai lampu hijau menyala dan orang bisa menyeberang dengan aman. Mungkin sistem itu harusnya tak hanya di titik itu tapi di banyak titik di Kota Tua, seperti di Jalan Bank di mana orang, seringkali turis asing, dari arah Asemka yang akan memasuki kawasan Kota Tua harus gemetar menyeberang di belokan. Demikian orang turun dari kereta api menuju Jalan Lada perlu tenaga dan keberanian untuk bisa sampai ke tempat tujuan, kawasan Kota Tua. Semoga harapan ini tak terus menerus menjadi harapan yang harus dituliskan sekian puluh kali. Selamat mencoba...



PenDiDikAn?? ..

Pendidikan artinya proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan..

Pendidikan adalah yang utama dan terutama di dalam kehidupan era masa sekarang ini. Sejauh kita memandang maka harus sejauh itulah kita harus memperlengkapi diri kita dengan berbagai pendidikan.

Sekolah sebagai pembantu kelanjutan pendidikan dalam keluarga, sebab pendidikan yang pertama dan utama diperoleh anak ialah dalam keluarga. Keluarga sebagai satuan unit sosial terkecil merupakan lingkungan pendidikan yang paling utama dan pertama, dalam arti keluarga merupakan lingkungan yang paling bertanggung jawab mendidik anak-anaknya.
Pendidikan yang diberikan orang tua seharusnya memberikan dasar bagi pendidikan, proses sosialisasi dan kehidupannya di masyarakat. Dikatakan demikian karena sejak kelahirannya anak berada pada lingkungan dan di bawah asuhan orangtuanya.

Untuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk mencapainya...
abcs